Heart of warrior 6

Heart of warrior 6


“ Kau pikir aku vampire bodoh ? Aku tau Bill kamu sedang berbohong !! Please, jujur kemana Karin dan juga... Kenza ? “ Nayla memperlihatkan acting sedihnya kembali, Billy hanya bisa mendengus kesal dan pasrah. Jujur, ia paling gak tega kalau lihat wajah sedih Nayla akhirnya dengan sangat terpaksa Billy memberitahu kemana perginya Kenza dan Karin.

“ Aku harus susul Karin. “ Nayla melesat mencari keberadaan Karin. Perasaannya sangat tak enak, jika ia tahu kalau sahabatnya menaruh hati pada pria yang sebenarnya ia hmm..Hanya ia anggap sahabat. Karna dihati Nayla sudah terpasang rapih nama seorang pria yang sebenarnya sudah ada sejak lama.

*****

   Gadis cantik ini masih sibuk menstabilkan perasaannya,perasaan yang entah ia juga tak tahu apa itu ? Karin masih sibuk menyekat air matanya yang terus meluncur dengan mulus membasahi pipi tirusnya, pikirannya terus mengulang dimana Alex mendekap tubuh Nayla. Hal itu membuat hatinya terasa hancur, sakit !! Perasaan apa ini ? Fikirnya.

  Wushhhh..

  Angin berhembus begitu sejuk saat ini, langit yang gelap begitu indah saat bulan dan bintang mengiasi langit yang gelap. Karin baru saja menyadari kalau disampingnya ada pria tampan yang mungkin mempunyai persaan yang sama sepertinya, sakit !!

“ Sejak kapan kamu disini Ken ? “ Tanya Karin tanpa menoleh kearah Kenza, begitupun sebaliknya. Kenza menghela nafasnya berat, mencoba melupakan kejadian tadi sambil memejamkan matanya dengan perlahan. Nafasnya terdengar begitu memburu, emosinya masih tersisa dalam dirinya tangannya mengepal bagaikan sarung tinju. Sebenarnya apa yang difikirkan Kenza ? Jika ia cemburu apa yang ia cemburukan ? Nayla ? Bukankah ia bilang sendiri kalau ia masih membenci Nayla walaupun perasaan benci itu sedikit terkikis ? Biarlah itu urusan dia.

“ Sejak tadi. Kenapa ? “ Sekarang giliran Kenza yang bertanya, pandangannya mengarah pada wajah cantik Karin. Hidung mancungnya, pipi tirusnya hmmm.. Cantik. Fikir Kenza.

“ Gak papa kok, cuma nanya doang. Oh iya, kenapa kamu gak ketempat Nayla saja ? Bukankah kamu tadi paling khawatir ya akan keadaan Nayla ? “ Tanya Karin melirik Kenza sekilas. Kenza membuang nafasnya asal, ia kembali memejamkan matanya sepertinya ia malas untuk membahas masalah itu. Baginya itu tidak penting !!!

“ Emmm.. Gak papa sih cuma mau keluar saja. Lagian ada Alex juga kok yang siap buat jagain Nayla. “ Jelas Kenza tersenyum getir. Tak sadarkah ia jikagadis disampingnya merasakan perasaan sakit kembali ketika tahu bahwa Alex akan selalu ada untuk Nayla ? Lagi-lagi dan lagi, air mata itu mengalir kembali untuk membasahi pipi tirus Karin. Entah apa yang terjadi pada Kenza sekarang ? Secara refleks ia menghapus air mata Karin dengan lembut, pandangan mereka saling beradu. Bulang purnama mengeluarkan cahayanya untuk menerangi kedua insan ini, menambahkan kesan yang begitu romantis. Tak sadarkah mereka ? Terdapat dua bola mata yang memandang mereka ? Matanya terlihat berkaca-kaca, telapak tangan kanannya ia gunakan untuk menutup mulutnya. Berusaha untuk tidak mengeluarkan suara, tapi usaha itu sia-sia !! Tangisnya mulai meledak, isakannya terdengar begitu perih.

“ Hikss..”

~ Tuhan tolonglah aku.
    Kembalikan dia
    Kedalam pelukku
    Karnaku tak bisa
    Mengganti dirinya
    Kuakui jujur aku tak sanggup
    Sungguh aku tak bisa ~

  Nayla melangkahkan kakinya dengan sangat cepat, hatinya terasa tertusuk dan meninggalkan luka yang sangat dalam. Kejadian itu, cukup membuat hati Nayla sangat sakit !! Melihat pria yang ia cintai sedang berduaan dengan sahabatnya sendiri, fikirannya sudah melayang-layang entah kemana ? Sekarang ia memutuskan untuk pergi menjauh dari mereka berdua termaksud sahabat-sahabatnya. Ia butuh tempat untuk menenangkan fikirannya selama berhari-hari, entah itu dimana yang jelas ia akan pergi.

Matahari mulai memunculkan dirinya dengan perlahan, cahaya terangnya menerangi tempat indah ini. Pantulan cahayanya pada sungai menambahkan kesan yang begitu indah. Pria ini tak henti-hentinya berdecak kagum akan pemandangan yang begitu indah, namun ada yang sedikit janggal dalam fikirannya. Ada yang hilang ? Tapi apa ya ? Fikirnya bingung.

“ Ken !! “ Panggil gadis cantik dengan terburu-buru, Kenza menatap gadis ini bingung. Ada apa ?

“ Ada apa Love ? “ Tanya Kenza. Lovely menatap Kenza dengan khawatir seperti ada sesuatu yang gawat !!

“ Nayla !! Nayla ... “ Ucap Lovely terpotong oleh Kenza. Kenza mengguncang-guncangkan bahu Lovely dengan keras hingga Lovely kelimpungan sendiri.

“ Nayla kenapa Love ? Dia gak papa kan ? Lovely bilang kalau dia gak papa ?! Lovely jawab !!! “ Paksa Kenza. Lovely menatap pria ini dengan sebal.

Pletakk ..

“ Dengerin dulu bocah !! “ Ketus Lovely. Kenza  meringis sambil mengusap-ngusap keningnya yang terasa sakit akibat jitakan dasyat Lovely.

“ Nayla hilang Ken!! Ke... “

“ HAH ?! NAYLA HILANG ?! JANGAN BERCANDA LOVE !! KEMARIN DIA MASIH ADA BUKAN ?! BILANG KALAU KAMU BERCANDA !!! “  Tanya Kenza panik. Lovely hanya menggeleng pelan, pertanda kalau ia sedang tidak bercanda.Tubuh Kenza seketika lemas, ada apa dengannya ? Fikirannya sudah tidak karuan !! Dimana ? Dimana gadis yang selama ini membuatnya jengkel ?

“ Nayla... “ Lirih Kenza. Pandangannya menatap kosong rerumputan luas yang ada dihadapannya, pria ini merasa pernah merasakan perasaan yang seperti ini, perasaan kehilangan. Tapi kapan itu semua terjadi ? Tentu saja saat ia kehilangan kekasihnya, Kamelia.

“ Ken, kamu gak papa ? “ Tanya Lovely khawatir pada keadaan Kenza yang sepertinya shock berat. Kenza hanya menggeleng pelan, sesekali ia menghelakan nafasnya berat sangat berat.

“ Kamu tahu kemana dia pergi ? “ Tanya Kenza. Lovely mengangguk ragu, sebenarnya ia tidak yakin kemana Nayla pergi.

“ Tapi aku gak yakin Ken, soalnya Karin bilang Nayla itu pergi kehutan dekat dengan daerah sini. Dan kenapa Karin gak yakin ? Karna penglihatan Karin itu gak selalu benar, bisa saja Nayla tidak jadi kehutan itu melainkan ketempat lain. “ Jelas Lovely. Bola mata Kenza membulat ketika mendengar kata ‘HUTAN’. Hutan ? Hutan apa ? Apa jangan-jangan hutan terlarang ? Tidak-tidak, itu tidak boleh terjadi !! Batin Kenza.

“ Aku harus pergi !! “ Ucap Kenza mantap, lalu memanggil sapu terbangnya dan pergi secepat kilat.

“ Kenza !! Kamu mau kemana ?!! “ Tanya Lovely dengan suara yang keras. Kenza tak mengubrisnya ia malah pergi meninggalkan Lovely dan mencari Nayla dihutan terlarang. Ia tahu kalau Nayla akan kehutan terlarang, karna hutan yang ada disekitar sini hanyalah hutan terlarang. Tidak mungkin bukan jika Nayla kembali kehutan tempat tinggal dia berasal ? Karna hutan tempat tinggalnya sangat jauh dari tempat ini dan akan memakan waktu yang sukup lama.

*****

  Angin malam yang berhembus cukup kencang, suasana yang begitu gelap, dahan-dahan pohon yang menjalar kemana-mana membuat tempat ini terkesan begitu menyeramkan. Namun gadis ini tak menanggapi semua itu, toh dia adalah vampire so ? Apa yang harus dia takutkan ? Berjalan mengintari luasnya hutan ini, tanpa memperdulikan bayangan-bayangan yang lewat disekitarnya. Ia fikir itu hanya seekor binatang buas yang lewat, justru itu bagus karna binatang itu bisa menjadi santapannya.

“ Ternyata suasananya sangat sepi ya ? Tapi bagus deh, disini banyak sekali binatang yang bisa aku santap. “ Gumam Nayladengan santainya. Tak sadarkah ia jika ada beberapa bola mata yang memperhatikaanya ? Yang tergiur akan kekuatan yang ia punya ? Sungguh gadis yang bodoh !!

SRKKKKK

  Suara gesekan semak-semak yang begitu cepat membuat Nayla mengalihkan pandangannya sejenak, memperhatikan daerah sekitarnya. Gelap dan sepi, hanya itu yang ia dapatkan.

SRKKK

  Lagi-lagi dan lagi suara itu membuat Nayla mengalihkan pandangannya kembali, dan tidak ada apa-apa. Lalu suara apa tadi ? Nayla meneruskan perjalanannya perlahan demi perlahan, tapi ia merasa ada yang mengikutinya ?

“ Siapa disana ? “ Tanya Nayla menoleh kebelakang dengan pandangan yang biasa-biasa saja. Nayla sedikit menajamkan matanya dengan kekuatan yang ia punya, lalu dengan jemar-jemari jentiknya ia memain-mainkan angin yang berada disekitarnya. Untuk berjaga-jaga.

“ Well, ternyata disini ada vampire senior. Keluarlah teman-teman, hari ini kita mendapatkan santapan baru. “ Ucap seseorang dengan tiba-tiba. Nayla menoleh keasal suara tersebut dengan bola  mata merahnya yang menyala.

  Ternyata orang itu tidak sendiri, ia membawa teman-temannya sebanyak 20 orang ditambah dengan orang itu menjadi 21 orang. 21 vs 1 ok secara logika ia kalah dalam jumlah.

“ Apa yang kalian mau ?! “ Tanya Nayla penuh selidik. Orang itu, sebut saja Ryan. Ia menatap Nayla dengan mata yang berbinar-binar, senyuman licik yang ia pancarkan membuat Nayla sedikit bergindik jijik dengan pria itu.

“ Aku ingin kekuatanmu gadis cantik. “ Jelasnya dengan senyum nakal. Nayla tersenyum remeh, padahal ia tidak tahu bagaimana cara pria-pria itu mengambil kekuatannya.

“ Haha, bagaimana caranya kamu bisa mengambil kekuatanku ? Kamu tidak akan bisa !! “ Tantang Nayla. Pria itu tersenyum licik lalu memandang teman-temannya satu per satu.

“ Kamu mau tahu ? Caranya gampang, yaitu dengan cara mengambil harga dirimu lalu kekuatanmu akan masuk pada kita. Dan kau akan hmmm.. Berubah menjadi manusia yang kotor !! HAHAHAHAHA. “ Jelasnya, lalu tertawa bersama-sama pada teman-temannya. Nayla terperanjat, ia tahu apa yang dimaksud dengan harga dirinya. Setahu Nayla, jika kekuatannya diambil dengan perempuan maka ia akan mati tapi jika yang mengambil laki-laki makan ia akan berbubah menjadi manusia kotor. Maksudnya hmm... Ya gitu deh. Nayla harus berhati-hati untuk melawan mereka ini.

“ Kalian fikir aku bodoh ?! Heh, kalianlah yang akan mati ditanganku. “ Ejek Nayla, secepat mungkin ia mengeluarkan kekuatannya.

BRAKKK...

  Batu-batu yang ada disekitarnya menghantam tubuh pria-pria tersebut dengan sukses. Ryan yang ternyata adalah ketua dari penyihir hitam itu tak terima dengan kelakuan Nayla yang menyebalkan.


0 Response to "Heart of warrior 6"

Post a Comment

Terimakasih Atas Kunjungannya,Dilarang MengCOPAS Tuilsan diblog ini